Konsep Tata Bahasa Generatif Tranformasi
Dalam uraian di atas disebutkan bahwa gagasan Chomsky tentang TGT
tertuang dalam bukunya Syntactic Structure. Dalam tersebut, Chomsky
menjelaskan bahwa dia melakukan penolakan terhadap asumsi utama
strukturalisme yang beranggapan bahwa kelayakan kajian kebahasaan
ditentukan oleh diskripsi data kebahasaan secara induktif.
Data kebahasaan secara induktif di sini diartikan oleh penulis sebagai
data-data kebahasaan yang sudah paten dan dianggap selesai. Menurut
Chomsky (dalam Samsuri, 1988:99) kajian linguistik berkaitan dengan
aktivitas mental yang berkaitan dengan probabilitas, bukan berhadapan
dengan data kajian tertutup dan selesai, sehingga dapat dianalisis dan
didiskripsikan secara pasti. Oleh karena itu, teori linguistic
seharusnya dikembangkan dengan bertolak dari cara kerja secara deduktif
yang dibangun oleh konstruk hipotetik tertentu.
Akibat dari konsep dasar tersebut di atas, dalam TGT teori diartikan
sebagai seperangkat hipotesis yang memiliki hubungan secara internal
antara yang satu dengan yang lainya. Dalam hal ini, hipotesis memiliki 2
ciri utama, (1) berisi pernyataan yang berfungsi untuk memahami sesuatu
yang bersifat sementara, (2) merupakan kreasi intelek yang sistematis,
teliti, tetapi bersifat tentatif sehingga memungkinkan untuk
dikembangkan atau ditolak.
Tokoh Tata Bahasa Generatif tranformasi; Noam Chomsky
Dalam uraian di atas, terlihat jelas kontribusi pemikiran Chomsky dalam
TGT. Dalam subjudul ini, penulis akan mengajak pembaca untuk berkenalan
dengan Chomsky.
Nama lengkapnya adalah Avram Noam Chomsky. Dia lahir pada tanggal 7
Desember 1928 di Philadelphia. Ayahnya, bernama William Chomsky, adalah
seorang ahli bahasa Yahudi yang terkenal pada saat itu. Ketekunan
Chomsky dalam membantu kegiatan kebahasaan ayahnya sangat membantu daya
intelektualnya dalam kajian kebahasaan di kemudian hari.
Chomsy dahulukala belajar di Universitas Pennsylvania. Pada awalnya ia
berguru pada salah satu tokoh aliran struktural, yaitu Harris. Walaupun
Haris adalah salah satu tokoh pengembang strukturalisme, tapi gagasannya
tidak selalu mengekor pada konsep pemula strukturalisme, yaitu
Bloomfield. Oleh karena itu, Harris disebut dengan …”who is a
significant transitional figure between structural and generative
transformational linguistics (Macly dalam Samsuri, 1988:100).
Dalam studinya, Chomsky tidak hanya mengambil jurusan lingusitik saja,
namun ia juga mengambil jurusan Matematika dan Filsafat. Kajian bidang
matematikanya memengaruhi Chomsky dalam model penyusunan aksioma
linguistik yang diformulasikan. Sedangkan filsafat memengaruhi Chomsky
dalam menilai wawasan folisofis tata bahasa strukturalisme yang banyak
bertumpuh pada paham empiris.
Fungsi Tata Bahasa Generatif Transformasi
Berdasarkan uraian tentang TGT di atas, kita mengetahui bahwa Chomsky
telah menuangkan idenya dalam sebuah buku yang berjudul Syntactic
Structure. Setelah ia mengungkapkan konsep TGT secara mendalam, akhirnya
Chomsky berkesimpulan bahwa tugas teori linguitik adalah menangkap
perangkat kaidah yang terbatas, yang secara tuntas mampu menjelaskan
ciri gramatikal dari sejumlah kalimat yang tak terbatas.Jadi dengan
adanya TGT ini, kita bisa mengetahui seperangkat kaidah kalimat secara
jelas.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar